Meulaboh – Polisi Bidik Mantan Upaya pemberantasan korupsi di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan setelah penyidik kepolisian mulai membidik mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jambi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat praktik untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kasus yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah ini telah memasuki babak baru setelah beberapa saksi kunci diperiksa dan bukti-bukti tambahan dikumpulkan.
Proyek Pengadaan yang Bermasalah

Baca Juga : Preman yang Resahkan Sopir di Jalinsum MEULABOH Ditangkap!
Kasus ini bermula dari proyek pengadaan alat praktik tahun anggaran tertentu yang dikerjakan melalui Dinas Pendidikan Jambi. Program tersebut seharusnya menjadi sarana peningkatan kompetensi siswa SMK agar mampu bersaing di dunia kerja. Namun, penyidik menemukan sejumlah kejanggalan pada proses pengadaan, mulai dari perencanaan, penentuan vendor, hingga kualitas barang yang diterima di sekolah-sekolah penerima manfaat.
Beberapa peralatan praktik disebut tidak sesuai spesifikasi dan ada yang bahkan tidak bisa digunakan. Nilai proyek yang mencapai miliaran rupiah itu diduga dimark-up dan diatur untuk memenangkan pihak tertentu.
Penyidik Tingkatkan Pemeriksaan
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi dikabarkan telah memeriksa sejumlah pejabat dan pihak terkait, termasuk staf dinas, kepala sekolah penerima bantuan, hingga perwakilan perusahaan penyedia barang. Dari pemeriksaan tersebut, polisi menyebut adanya indikasi kuat keterlibatan petinggi dinas, termasuk mantan Kadisdik.
Salah satu penyidik menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan mendalam untuk memastikan konstruksi hukum kasus ini tersusun secara solid sebelum penetapan tersangka dilakukan.
“Semua pihak yang berkaitan dengan proyek pengadaan alat praktik SMK sudah kita periksa. Dari hasil pengembangan, ada dugaan melibatkan mantan pejabat tinggi dinas,” ujarnya.
Aliran Dana Jadi Sorotan
Selain memeriksa proses lelang dan pengadaan, polisi juga melacak dugaan aliran dana yang tidak wajar. Sejumlah dokumen transaksi dan laporan penggunaan anggaran sedang dianalisis oleh auditor untuk memastikan besaran kerugian negara.
Sumber internal menyebutkan bahwa ada indikasi pembagian fee antara pihak penyedia dan oknum dinas terkait. Namun polisi belum memberikan pernyataan resmi tentang siapa saja yang akan dimintai pertanggungjawaban.
Mantan Kadisdik Terancam Dipanggil
Dengan berkembangnya bukti, penyidik menegaskan tidak menutup kemungkinan akan memanggil mantan Kadisdik untuk dimintai keterangan. Nama pejabat tersebut memang sempat disebut dalam beberapa dokumen pengadaan, termasuk dalam disposisi dan persetujuan teknis.
Jika terbukti terlibat, mantan Kadisdik bisa dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi yang ancaman hukumannya mencapai 20 tahun penjara, termasuk kewajiban mengembalikan kerugian negara.
Dampak ke Dunia Pendidikan
Kasus ini menimbulkan keprihatinan banyak pihak, terutama pada masyarakat pendidikan di Jambi. Sejumlah sekolah SMK yang dikirimi alat dari proyek tersebut mengaku kecewa karena kualitas barang tidak sesuai harapan. Beberapa alat bahkan tidak pernah dipakai karena rusak sejak awal.
Para pemerhati pendidikan menilai bahwa kasus seperti ini merugikan masa depan siswa. Dana besar yang seharusnya digunakan untuk membangun kualitas generasi muda justru disalahgunakan demi kepentingan pribadi.
Komitmen Kepolisian
Polda Jambi berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas. Penindakan terhadap pejabat yang diduga terlibat diharapkan menjadi efek jera dan pesan tegas bahwa sektor pendidikan tidak boleh dijadikan ladang korupsi.
“Prosesnya terus berjalan. Kita pastikan semua yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum,” tegas penyidik.
Menanti Langkah Selanjutnya
Publik kini menantikan perkembangan lanjutan, khususnya mengenai kemungkinan penetapan tersangka baru. Kasus ini juga menjadi momentum agar pengelolaan anggaran pendidikan dilakukan lebih transparan dan akuntabel.

![sidang-kasus-korupsi-chromebook-muliadetikcom-1765861445172_169[1] Nadiem Masih Dibantarkan](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/sidang-kasus-korupsi-chromebook-muliadetikcom-1765861445172_1691-148x111.jpeg)
![atalia-praratya-tiba-untuk-menghadiri-sidang-tahunan-2025-di-gedung-mprdpr-ri-jakarta-jumat-1582025-1755222748085_169[1] Atalia Praratya](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/atalia-praratya-tiba-untuk-menghadiri-sidang-tahunan-2025-di-gedung-mprdpr-ri-jakarta-jumat-1582025-1755222748085_1691-148x111.jpeg)
![Alur-Pendaftaran-CPMI-PT-Dewi-Pengayom-Bangsa-(1)[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/Alur-Pendaftaran-CPMI-PT-Dewi-Pengayom-Bangsa-11-148x111.jpg)
![IndraSjafri[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/Indra20Sjafri1-148x111.jpg)
![fefehjhk_11zon[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/fefehjhk_11zon1-148x111.jpg)