Meulaboh – Borneo FC Pecahkan Rekor Klub kebanggaan Kalimantan Timur, Borneo FC Samarinda, resmi mencatat sejarah baru di Liga 1 Indonesia 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam itu berhasil memecahkan rekor kemenangan beruntun terpanjang sepanjang sejarah klub setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor tipis 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat (7/11/2025) malam.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-9 secara beruntun bagi Borneo FC di musim ini — rekor yang belum pernah dicapai klub sebelumnya sejak mereka berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hasil ini semakin mengokohkan posisi Borneo di puncak klasemen sementara Liga 1, unggul 7 poin dari pesaing terdekat mereka, Persib Bandung.
Borneo FC Pecahkan Rekor Kemenangan Dramatis di Stadion Segiri

Baca Juga : Jadwal Sprint Race MotoGP Portugal 2025 Malam Ini, Mulai Balap Jam Berapa
Laga melawan PSIS Semarang berlangsung sengit dan penuh drama. Borneo FC sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-23 lewat gol cepat dari pemain PSIS, Taisei Marukawa. Namun, dukungan penuh ribuan suporter Pusamania di tribun membuat para pemain Borneo tak kehilangan semangat.
Tim asuhan pelatih Pieter Huistra itu bangkit di babak kedua. Striker asal Brasil, Pedro Henrique, berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan keras di menit ke-62, memanfaatkan umpan silang matang dari Fajar Fathur Rahman.
Gol tersebut langsung disambut gemuruh sorakan dari para pendukung yang memenuhi Stadion Segiri.
“Kami tahu pertandingan ini tidak mudah. PSIS bermain disiplin, tapi anak-anak menunjukkan karakter juara. Ini kemenangan penting, bukan hanya untuk tiga poin, tapi juga untuk sejarah klub,” ujar Pieter Huistra, pelatih Borneo FC, seusai pertandingan.
Rekor Bersejarah Borneo FC
“Kami bangga dengan capaian ini. Ini buah dari kerja keras semua pihak — pemain, pelatih, dan suporter. Tapi kami tak mau cepat puas. Masih banyak laga yang harus dijaga konsistensinya,” kata Manajer Borneo FC, Farid Abubakar.
Kunci Keberhasilan: Stabilitas dan Kekompakan
Keberhasilan Borneo FC tak lepas dari stabilitas tim dan gaya bermain agresif namun disiplin. Di bawah tangan dingin Pieter Huistra, mantan pelatih Timnas Belanda U-21 itu, Borneo tampil dengan formasi fleksibel 4-3-3 yang
“Coach selalu tekankan bahwa kemenangan bukan soal keberuntungan, tapi disiplin dan kerja keras di setiap menit pertandingan. Kami bermain untuk satu tujuan: membawa Borneo FC jadi juara,” ujar Terens Puhiri, pencetak gol kemenangan, dengan senyum lebar.

![sidang-kasus-korupsi-chromebook-muliadetikcom-1765861445172_169[1] Nadiem Masih Dibantarkan](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/sidang-kasus-korupsi-chromebook-muliadetikcom-1765861445172_1691-148x111.jpeg)
![atalia-praratya-tiba-untuk-menghadiri-sidang-tahunan-2025-di-gedung-mprdpr-ri-jakarta-jumat-1582025-1755222748085_169[1] Atalia Praratya](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/atalia-praratya-tiba-untuk-menghadiri-sidang-tahunan-2025-di-gedung-mprdpr-ri-jakarta-jumat-1582025-1755222748085_1691-148x111.jpeg)
![Alur-Pendaftaran-CPMI-PT-Dewi-Pengayom-Bangsa-(1)[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/Alur-Pendaftaran-CPMI-PT-Dewi-Pengayom-Bangsa-11-148x111.jpg)
![IndraSjafri[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/Indra20Sjafri1-148x111.jpg)
![fefehjhk_11zon[1]](http://livegood123.com/wp-content/uploads/2025/12/fefehjhk_11zon1-148x111.jpg)